Ketika Manusia, Hewan dan Tumbuhan Berteman

7 Jul 2017

Banyak sekali cerita atau dongeng yang mengisahkan tentang persahabatan. Ada yang dikemas berdasarkan kisah nyata, cerita hayalan atau perpaduan dari keduanya. 

 

Persahabatan adalah perilaku kerja sama dan saling mendukung antara dua atau lebih entitas sosial.

 

Dalam kesempatan kali ini, saya akan sedikit bercerita tentang film animasi bertema persahabatan antara manusia, hewan dan tumbuhan produksi masagistudio. Adapun cerita yang akan saya tulis disini lebih ke pengenalan karakter yang tidak banyak diungkap difilmnya nanti.

 

Ada perbedaan mencolok bila dibandingkan dengan cerita-cerita yang sudah ada dengan tema sejenis. Apakah perbedaannya? Saya mulai dengan mengenalkan satu persatu karakternya.

 

Tokoh utama di film ini adalah Temi. Temi adalah seekor anak kura-kura berbadan ungu, memiliki karapaks (tempurung) dan plastron (dada bentuk hati) berwarna emas.

 

 

Temi pertama kali ditemukan oleh seorang anak kecil bernama Budi di pinggiran kali. Ketika itu Budi sedang asyik bermain kemudian menemukan kaleng bekas berisi anak kura-kura di dalamnya. Sejak saat itulah pertemanan itu dimulai.

 

Temi ternyata bukan kura-kura biasa. Temi adalah kura-kura yang sangat sakti. Ketika Budi dalam kesulitan, Temi selalu menolong tanpa sepengetahuan Budi. 

 

Hal-hal ajaibpun kerap sering terjadi walaupun Temi tidak pernah menampakan kesaktiannya kepada Budi.

 

Uniknya, dengan kemampuan yang super tersebut, Temi selalu memperlihatkan kesederhanaannya, kaleng bekas adalah rumah satu-satunya yang dia sukai.

 

 

Budi, anak berusia enam tahun yang tinggal di sebuah desa di kaki bukit.

 

Budi dikenal anak rajin, periang dan cerdas. Setiap pulang sekolah, Budi selalu bermain di bukit bersama Temi kura-kura kesayangannya.

 

Suatu hari, Budi dibuatkan mainan pesawat kertas oleh ayahnya. Budi dan Temipun bergegas pergi ke atas bukit untuk menerbangkanya. Inilah momen disaat mereka menemukan sebuah pohon kecil yang kemudian menjadi sahabat mereka. 

(Adegannya bisa dilihat di film animasi Sahabat Pohon yang akan segera tayang)

 

Adalah pohon hati, pohon yang sekarang menjadi sabahat Budi dan Temi. Dinamakan pohon hati karena semua daunnya berwarna merah dan berbentuk hati.

 

Budi, Temi dan Pohon Hati tumbuh bersama. Hari-hari merekapun selalu di habiskan bersama-sama di atas bukit.

 

Hingga mereka lanjut usia, mereka selalu bersama. Dan kini, disekitar pohon hati yang berdiri dengan gagah dan rindang banyak anak-anak kecil bermain, berlarian, dan bersuka ria bersama.

 

Film sahabat Pohon syarat dengan pesan sosial untuk masyarakat, terutama untuk anak-anak yang akan menjadi penghuni bumi generasi berikutnya. 

 

Film ini mengajak sekaligus mengingatkan kepada kita semua akan pentingnya arti saling menjaga.  

 

 

Kalau satu pohon saja kaya akan banyak cerita, apalagi dengan ratusan bahkan jutaan pohon lain yang ada. 

 

Oh ya... menjawab pertanyaan diatas sebelum lupa;

 

"Ada perbedaan mencolok cerita film ini bila dibandingkan dengan cerita-cerita yang sudah ada dengan tema sejenis. Apakah perbedaannya? " 

 

Perbedaannya adalah...penekanan cerita lebih kepada membangun sifat/ karakter yang mandiri. Tolong menolong dalam cerita persahabatan ini  tidak memperlihatkan ketergantuangan dengan bantuan orang.

 

Demikian cerita dari desa di kaki bukit

Semoga berkenan

Salam

 

 

Please reload

Our Recent Posts

Please reload

Archive

Please reload

Tags

Please reload